Terkait Nasib Buruh PR 369, Pansus III DPRD Endus Ada Pengaturan

Suara Bojonegoro     Kamis, Februari 25, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Panita Khusus (Pansus III) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojoenegoro mengendus adanya kesepakatan di bawah tanah antara pihak Pabrik Rokok 369 dengan beberapa buruh. Kesepakatan yang dicurigai itu berupa  penggalangan opini agar para buruh mengundurkan diri, sehingga tidak dianggap ada Pemberhentian Hubungan Kerja (PHK).

Hal itu disampaikan oleh Ketua Pansus III Choirul Anam, yang menyatakan bahwa tidak mungkin buruh Pabrik 369 beramai ramai mengundurkan diri.

"Ini jelas, jika buruh pabrik yang mengundurkan diri, maka mereka tidak akan mendapatkan Haknya baik itu pesangon atau jaminan lainnya," jelas Choirul Anam, (Kamis, 25/02/2016).

Dugaan Pansus III DPRD ini muncul setelah mengetahui adanya beberapa buruh yang menanyakan hak Jaminan Hari Tua (JHT) dan pesangon mereka. Dijelaskan juga oleh Choirul, dirinya menganggap bahwa kebanyakan buruh Pabrik 369 ini tidak tahu akan hak-hak mereka yang diduga tidak pernah disampaikan oleh pihak pabrik.

"Kami Pansus III, menduga adanya pengaruh kepada pekerja untuk ramai-ramai mengundurkan diri, sehingga mereka tidak mendapatkan hak haknya," kata Choirul. (Ang)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .