Tren turun, Banjir Masih Menggenang di Pemukiman dan Persawahan

Suara Bojonegoro     Selasa, Februari 09, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Air Banjir yang berasal dari luapan sungai Begawan Solo, dari data BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Bojonegoro yang bersumber dari UPT PSDA Wilayah Sungai Begawan Solo di Bojonegoro, hingga pukul 15.00 WIB mengalami penurunan yaitu 14.45 Peilscall dari sebelumnya pukul 14.00 WIB yaitu 14.48 peilscall dan masih dalam siaga kuning. 

Penurunan ini terjadi memang sangat sedikit namun tren turun ini terus terjadi rata rata pada tiap perjamnya adalah 3 - 5 Peilscall, "Meskipun trennya turun akan tetapi air masih menggenang di pemukiman warga dan area persawahan," Kata Kasi Kesiapsiagaan dan penanggulangan Bencana BPBD, Sukirno, Selasa (9/2/16).

Hingga saat ini Banjir menggenang di beberapa wilayah diantaranya Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk, kelurahan Ledok Kulon tepatnya di Lorong 1 hingga 4, serta di beberapa wilayah di Kalitidu, Bojonegoro.

Sementara banjir juga masih menggenang dibeberapa wilayah di 21 Desa yang ada di 8 Kecamatan dengan jumlah 210 Rumah, 1 rumah Rusak berat, 26 hektar tanaman padi tergenang, serta Jalan Desa tergenang air sepanjang 1.270 Meter. (Ang)


Baca juga: http://www.suarabojonegoro.com/2016/02/upadate-banjir-sungai-begawan-solo-di.html

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .