Tuntut Ganti Rugi Dari Petrochina, Ratusan Ibu -bu dan Anak-Anak Gelar Aksi

Suara Bojonegoro     Jumat, Februari 05, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Malam ini, Jum'at (5/2/16) ratusan Warga yang terdiri dari Ibu-ibu dan Anak-anak mendatangi acara Pertemuan antara JOB PPEJ (Join Operating Body Pertamina Petrochina East Java), SKK Migas Jabanusa, Pemdes dan warga Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, yang membahas soal ganti rugi akibat dampak bau yang menyengat dan membuat ratusan warga klenger, dan puluhan warga di Rawat di Rumah Sakit beberapa waktu lalu. 

Ratusan warga ini menuntut ganti rugi dari dampak kegiatan Pad A milik JOB PPEJ di lapangan Sukowati, yang dekat dengan pemukiman mereka, dengan membawa Poster bertuliskan, "Tutup Petrochina", Tutup Flaring", "Segel Pertamina", Realisasikan Hak Kami", dan banyak tulisan lain yang mengecam Operator tambang Migas di Blok Sukowati ini.

"Kami minta hak kami segera direalisasikan, kami minta Ganti rugi atas dampak dari Petrochina," Kata Hilda, salah satu warga yang berorasi. Sementara itu pihak JOB PPEJ, SKK MIGAS, Pemdes Sambiroto, dan perwakilan waga masih melakukan pembahasan di ruang tertutup terkait tuntutan ganti rugi yang diinginlkan warga.

Sebelumnya ratusan warga berdialog dengan pihak manajemen JOB PPEJ mulai pukul 15 WIB hingga magrib tiba dan di skors, untuk melakukan pembahasan didalam perwakilan warga yang juga dihadiri dari SKK Migas, namun hingga berita ini di turunkan pukul 20.00 belum ada keputusan terkait tuntutan ganti rugi warga, dan ratusan warga juga menunggu keputusan dari JOB PPEJ, di balai Desa Sambiroto. (Ang)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .