Wilayah Hulu Siaga Hijau, Banjir Dimungkinkan Terjadi Lagi

Suara Bojonegoro     Kamis, Februari 11, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

Suarabojonegoro.com - Arus sungai Bengawan Solo, saat ini mengalami tren turun, di wilayah TBS (Taman Bengawan Solo) Bojonegoro dengan ketinggian air 11.70 peischaal pada pukul 11.30 WIB, akan tetapi dikhawatirkan ketinggian air sungai Bengawan Solo bisa terjadi lagi, dikarenakan wilayah hulu sudah masuk posisi siaga hijau lagi tepatnya di wilayah Madiun, Ponorogo, dan Ngawi.

"Naiknya air di  wilayah hulu ini disebabkan karena hujan yang turun secara deras sejak kemarin sehingga menyebabkan air dari hulu turun ke wilayah Bojonegoro," kata Kasi Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Bencana, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Bojonegoro, Sukirno, Kamis (11/2/16).

Sukirno juga menjelaskan, kondisi anak sungai Bengawan Solo yang juga dipenuhi air, dapat dimungkinkan akan berkumpul ke sungai Bengawan Solo, karena jika kondisi cuaca yang memungkinkan hujan deras maka banjir bisa terjadi lagi dari air luapan sungai Bengawan Solo.

"Diperkirakan air mengalir dari hulu memakan waktu 24 jam untuk masuk ke Bojonegoro," tambah Sukirno.

Dari data banjir kemarin yang berasal dari luapan sungai Bengawan Solo, ada 10 Kecamatan 40 Desa di Bojonegoro termasuk merendam pemukiman serta area persawahan dan jalan poros serta fasilitas umum lainnya.

Diharapkan kepada semua warga yang berada dibantaran sungai Bengawan Solo, agar melakukan persiapan dan waspada jika sewaktu waktu air sungai Bengawan Solo meluap kembali. (Ang/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .