Agus Maemun : Bojonegoro Darurat Gagdet Berdampak Kekerasan Seks Anak

Suara Bojonegoro     Rabu, Maret 30, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Banyaknya Tragedi kekerasan seks pada anak di Bojonegoro yang kerap kali terjadi dalam setiap waktunya membuat Agus Maemun Anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Propinsi Jawa Timur, Sempat shock melihat kondisi seperti itu, karena ternyata kekerasan seks terhadap anak tidak sedikit menyisakan korban.

Hal itu sidampaikan pria yang duduk di Komisi B DPRD Propinsi, saat mengunjungi Rumah Aman di Rumah Milik Ummu Hanik, Desa Balenrejo, Kecamatan Balen, Bojonegoro, Selasa (29/3/16) disela kegiatan resesnya.

"Cukup prihatin dan saya sangat shock melihat kondisi seperti ini, Bojonegoro yang jauh dari Perkotaan besar namun, cukup memprihatinkan jumlah kekerasan seks terhadap anak," Terang Agus Maemun.

Dia juga menyebutkan bahwa hal ini sudah darurat, karena rata rata yang menjadi penyebab adanya pengaruh terjadinya kekerasan seks anak adalah akibat seringnya menggunakan Gagdet, dan pergaulan yang tidak terkontrol oleh orang tua. "Ini darurat IT sehingga jadi persoalan tersendiri, yang harus segera ditangani," Kata Pria Politisi asal PAN ini.

Secara khusus gagdet, sangat memperngaruhi kehidupan anak, tanpa petunjuk dan pengawasan Orang tua, namun dunia anak anak ini memang sudah dihajar oleh tontonan yang kurang mendidik oleh tayangan media Telivisi yang tidak bisa menjadi tuntutan anak, dan justru jadi pengaruh buruk terhadap perkembangan pemikiran anak.


"Dengan fenomena ini menjadi momentum balik bagi para pihak dan masyarakat tentang penggunaan Gadget dan IT lainnya yang bisa merusak moral anak," Tambahnya.

Agus Maemun sendiri juga sangat prihatin terhadap pemerintah Bojonegoro yang kurang peduli dengan keberadaan Rumah Aman, guna membimbing dan juga mengembalikan mental para korban kekerasan seks maupun kekerasan terhadap perempuan lainnya, yang sampai saat ini berada di rumah Ummu Hanik yang juga Divisi PPPA Bojonegoro, dia berharap pemerintah hadir dalam kasus kasus seperti ini, sampai saat ini saya melihat pemerintah belum hadir secara penuh.

Dan hal ini  menjadi kasus temuan yang sikapnya antisipatif, dan akan di jadikan bahan dan disampaikan ke Pemerintah Provinsi Jatim, karena Harus benar benar harus ada kepedulian dari semua pihak. "Ini bukan kasus sederhana butuh kepedualian semua pihak, ini bukan aksi tapi reaksi dari perkembangan zaman," Pungkas Agus Maemun. (Ang*)

*) Foto Agus Maemun sedang menggendong hasil Bayi Korban Perkosaan anak, bersama Suyuthi Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Korban Perkosaan, Dan Pemilik Rumah Aman Ummu Hanik.

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .