Aktivis PMII Akan Datangi Komisi A Terkait Kekerasan Dialami Rekannya

Suara Bojonegoro     Rabu, Maret 30, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Bojonegoro beremcana akan mendatangi Komisi A DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Bojonegoro, pasca peristiwa baku hantam dengan pihak keamanan saat unjuk rasa didepan kantor Kehaksaan Negeri Bojonegoro yang menuntut segera ditindak lanjutinya beberapa kasus Dugaan Penyimpangan di Tubuh Pemkab Bojonegoro, Rabu (29/4/16).

Aksi Unras sebelumnya terjadi kericuhan dan berakhir dengan damai, meski satu aktivis, bernama Kamaludin, diamankan oleh pihak kepolisan karena diduga sebagai penyebab adanya kericuhan dalam aksi unjuk Rasa.

Pasca Aksi unras, Ketua Umum PC. PMII Bojonegoro, Ahmad Syahid, beserta beberapa aktivis lainnya melakukan mediasi untuk melepaskan Kamaludin yang diamankan di Polres Bojonegoro, "Setelah mediasi dengan Pihak Kepolisian akhirnya rekan kami dapat kami ajak pulang," Kata Ahmad Syahid.

PC PMII Bojonegoro juga berencana akan melakukan koordinasi dan konsultasi kepada Lembaga lembaga hukum terhadap kasus kekerasan yang dialami oleh sebagian aktivis PMII saat unjuk rasa. Mereka sangat menyayangkan adanya kekerasan saat unras.

"Tujuan kami hanyalah memberi dorongan kepada kejari Bojonegoro untuk segera menuntaskan kasus kurupsi yang ada di Bojonegoro, bukan chaos yang kami harapkan," ujar Ahmad Syahid.

Dia juga mengaku melakukan visum dan menunggu hasil visum dari rumah sakit, bahkan saat ini para aktivis sudah konsultasi sama BLH terkait kasus kekerasan yang dialami beberapa aktivis, serta akan meminta perlibdungan hukum kepada DPRD Bojonegoro. (Lis/Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .