Aliran Minyak Blok Cepu Ilegal

Suara Bojonegoro     Senin, Maret 07, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Pemerintahan Kabupaten Bojonegoro Bojonegoro melalui Badan Perizinan beberapa waktu lalu telah mencabut izin gangguan atau "HO" kegiatan di atas Tanah Kas Desa (TKD) Desa Gayam Kecamatan Gayam, Bojonegoro. Hal itu disebabkan sewa menyewase di lahan seluas 13,2 hektare sudah berakhir dan tidak ada perpanjangan sewa ataupun belum ada tukar guling.

Namun, hingga kini di bawah TKD Gayam itu terdapat pipa darat yang berfungsi mengalirkan minyak dari produksi Lapangan Banyu Urip Blok Cepu ke FSO (Floating Storage and Offloading) Gagak Rimang yang merupakan tempat penampungan minyak hasil produksi Lapangan Banyu Urip Blok Cepu.

"Kalau izin H.O sudah dicabut berarti kegiatan diatas TKD Gayam tersebut menyalahi aturan ," kata Asisten 1 Pemkab Bojonegoro, Djoko Lukito (Senin, 07/03/2016).

Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro. Setyo Hartono mengatakan, saat ini pihaknya belum perlu melakukan tindakan yang ekstrim, namun lebih memilih untuk mencari solusi yang terbaik.

"Yang jelas pihak desa maunya seperti apa, pihak SKK Migas gimana kesanggupannya, itu harus mencari solusi terbaik," tambahnya. (Ney/rab)


Foto : Dok. Suarabojonegoro.com

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .