Banyak Kekerasan Seksual Anak, Disdik Sudah Lakukan Pencegahan

Suara Bojonegoro     Kamis, Maret 31, 2016    

Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro mengatakan jika pihaknya selama ini sudah berupaya untuk melakukan pencegahan adanya kasus asusila yang menimpa peserta didik kususnya pelajar dibawah umur melalui mata pelajaran yang diberikan kepada peserta didik di sekolah. Kamis 31/3/2016

Kepala Bidang TK/SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Abdul Aziz mengatakan jika pihaknya sudah melakukan pengetahuan atau pendidikan seksual kepada peserta didik baik mulai dari jenjang pendidikan yang paling rendah sampai dengan sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat.

"Pendidikan seksual masuk dalam kegiatan belajar mengajar (KBM secara implisit sesuai tingkat psikologi anak. Cuma pendidik tidak menyampaikan secara fulgar ," katanya.

Abdul aziz juga menjelaskan jika materi tersebut dimasukkan dalam mata pelajaran yang tematik tetapi tidak terlalu terbuka sehingga siswa atau peserta didik dapat mengetahuinya dan agar tidak terjerumus menjadi pelaku maupun korban asusila.

"Sesuai Permendikbud 21 tahun 2015 sekolah harus ada jam tambahan yang  positif seperti pramu dan ektrakurikuler," tambahnya.

Sebelumnya, P3A Kabupaten Bojonegoro mengatakan mulai bulan Januari hingga akhir Maret 2016 ini pihaknya sudah menangani 14 kasus kekerasan seksual yang menimpa anak dibawah umur hal tersebut membuat miris anggota komisi C DPRD Bojonegoro sehingga akan membuat rancangan peraturan daerah (raperda) tentang perlindungan anak dan perempuan. (Ney/Red)

Foto Ilustrasi pojoksati.id

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .