Bojonegoro Hanya Butuh Rp 25 M untuk Selamatkan Rp 200 M

Suara Bojonegoro     Minggu, Maret 06, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Bupati Bojonegoro, Suyoto, menyebut bahwa hanya dibutuhkan dana sebesar Rp 25 Miliar guna menjamin perputaran uang hasil pertanian sebesar Rp 200 Miliar lebih di kawasan Kecamatan Baureno. "Untuk mengamankan lahan seluas 3.252 hektare," katanya.

Lahan tersebut merupakan kawasan langganan banjir yang terdiri dari 1.782 hektare lahan di Kecamatan Baureno dan sisanya di kecamatan sekitarnya. Sebagian besar selalu terancam gagal panen akibat dampak dari luapan sungai Bengawan Solo ataupun Sungai Ingas.

"Kalau di bangun pintu air akan meningkatkan index pertanian, dari 1 kali tanam menjadi 3 kali tanam dan terntunya meningkatkan pendapatan masyarakat," tambahnya.

Bupati Bojonegoro telah menyampaikan hal tersebut ke Menteri Pertanian, termasuk agar Mentan meminta keterlibatan Kabupaten Tuban dalam pembangunan pintu air yang disebutnya dengan Bendung Gerak Mini tersebut.

Selanjutnya Mentan berjanji akan mengkoordinasikan, dengan terlebih dahulu pengajuan dari pihak kabupaten ke Kementerian Pekerjaan Umum yang ditembuskan padanya. Lokasi yang disebut paling urgen adalah di Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno. (Ney/rab)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .