Dua Gadis SMP Digilir Pria Beranak Satu

Suara Bojonegoro     Kamis, Maret 17, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Para orang tua harus ekstra dalam mengawasi pergaulan buah hatinya, pasalnya semakin banyak kasus kekerasan seksual yang korbannya anak–anak dibawah umur. Seperti kasus yang terjadi di Tuban, dua gadis dibawah umur menjadi korban kebejatan seorang pria beranak satu.

AHP (36), warga Kelurahan Doromukti, Kecamatan/Kabupaten Tuban, yang kesehariannya berprofesi sebagai penjual ayam di pasar Tuban ini menyetubuhi dua korban di rumahnya yang ada di Kelurahan Doromukti.

“Tersangka mempunyai anak satu, kemudian pisah ranjang dengan istrinya sudah tiga tahun,” ungkap Ajun Komisaris Polisi (AKP) Elis Suendayati, Kasubbaghumas Polres Tuban.

Kejadian bermula saat pelaku. dikenalkan oleh seseorang dengan salah satu korban bernama NR (13), saat itu korban bersama temannya, NK (13), berada di salah satu warnet yang ada di Tuban. NR dan NK yang masih bau kencur itu tak menolak saat mereka mulai masuk perangkap. Dengan dalih diajak jalan-jalan dan beralasan kemalaman, pelaku mengajak keduanya untuk singgah di rumahnya.

Kedua korban sempat meminta diantarkan pulang tetapi keinginan itu tidak dituruti pelaku. “Ketika di rumah pelaku, korban kembali meminta untuk diantar pulang, tetapi tidak diperbolehkan dan diminta untuk menginap oleh pelaku,” jelasnya.

Tepat di malam Jumat (26/2/2016) silam, keduanya disetubuhi pelaku secara bergantian. Bahkan keesokan pagi harinya sebelum pelaku bekerja, ia mengulang perbuatannya.

“Korban tidak masuk sekolah, orangtua korban mengetahui kejadian tersebut setelah dipanggil pihak sekolah, kemudiam melaporkan kejadian yang di alami anaknya ke pihak UPPA Polres Tuban,” terangnya. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .