Gerakan 1821 Bentuk Perhatian dan Kasih Sayang Kepada Keluarga

Suara Bojonegoro     Rabu, Maret 16, 2016    

Harta yang paling berharga adalah keluarga, puisi yang paling indah adalah keluarga.....masih ingatkah anda dengan soundtrack lagi tersebut. Ya Keluarga Cemara.....film tentang sebuah keluarga yang dulu sempat menjadi tontonan yang banyak dinanti. Keluarga adalah harta dan segala-galanya jadi sudah sepatutnya untuk mendapatkan perhatian yang luar biasa dan mendapatkan prioritas. Sebagai wujud nyata untuk meningkatkan kualitas keluarga dan bentuk perhatian kepada seluruh keluarga baik suami, istri dan anak diperlukan adanya dukungan perhatian dan kasih sayang serta perasaan memahami dan menghormati. Hal ini seperti di sampaikan oleh Ibu Hj. Mahfudhoh Suyoto Msi kepada Humas, Selasa (15/3)  saat melakukan pemantauan PIN di beberapa titik di Kabupaten Bojonegoro.

Bentuk kasih sayang dan perhatian kita kepada keluarga dalam hal ini suami, istri dan anak tak semata-mata memenuhi kebutuhan materi saja, namun juga pada kebutuhan psikis yakni perlindungan, kasih sayang, saling menghormati dan memahami. Salah satu contoh terkecil adalah dengan menyediakan waktu kebersamaan bersama keluarga. Dimulai dari hal sangat sederhana yakni membiasakan makan bersama seluruh keluarga. Hal lain yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kebersamaan adalah dengan menyediakan waktu bersama putra dan putri kita mendampingi mereka belajar adalah bentuk perhatian yang luar biasa. Dituturkan oleh istri Kang Yoto ini, orang tua adalah contoh dan kiblat bagi anak. Jika saat ini kita menyempatkan menemani anak belajar maka kelak anakpun akan melakukan hal yang sama. Begitu juga sebaliknya jika saat ini orang tua hanya menuntut anak belajar sedangkan orang tua terkesan cuek atau bahkan asyik melihat televisi maupun bermain Gadget atau HP, maka kemungkinan anak kita juga akan melakukan hal serupa.

Kepada seluruh keluarga di Bojonegoro, Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro ini menghimbau agar para orang tua menyisihkan sedikit waktu untuk mendampingi anak belajar. Jika tidak adalah saat anak belajar orang tua juga harus melakukan hal positif semisal membaca atau bersama anak belajar. Jangan sampai kita menuntut anak belajar sedangkan orang tua asyik menonton TV atau bermain Gadget. Anak memiliki hak dirumah yakni untuk diperhatikan dan dilindungi serta dihormati. Jadi jika anak belajar kita juga mengimbangi dengan melakukan hal yang positif . Jadi langkah bijak adalah dengan mematikan televisi dan menyimpan sementara gadget mulai pukul 18.00 WIB sampai dengan 21.00 WIB . 1821 adalah gerakan bersama untuk melindungi anak kita dan menjaga keluarga kita dengan kasih sayang dan penuh perhatian.


Gerakan 1821 ini diharapkan mendapatkan dukungan dari semua pihak mulai dari keluarga dan orang tua sekaligus bagaimana semua komponen masyarakat mulai jajaran pendidikan dan seluruh masyarakat agar berparitipasi aktif mendukung gerakan kasih sayang dalam keluarga yang dimulai dari gerakan 1821. Matikan televisi mulai pukul 18.00 – 21.00 WIB. (Humas Pemkab Bojonegoro)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .