Go Kian An: Umat Jangan Hanya Di Cekoki Pilihan Ketua Klenteng

Suara Bojonegoro     Jumat, Maret 25, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Tidak Setujunya Rencana Musyawarah yang diadakan oleh Panitia Tempat Ibadag Tri Dharma (TTID) Hok Swie Bio) Klenteng Bojonegoro oleh Go Kian An, yang tetap berdasar pada menunggu putusan Ingkrah dari MA (Mahkamah Agung) karena sesuai dengan hukum yang pas, sehingga pelaksanaan Musyawarah harus menunggu De facto.

"Apa yang menjadi alasan untuk tetap memaksa melakukan musyawarah pada 27 maret, karena semua dasar sudah jelas," Kata Go Kian An, Jum'at (25/3/16).

Dia juga menjelaskan bahwa Tidak ada permasalahan di tingkat Umat, karena setiap umat berhak melakukan kegiatan ritual dan tidak ada masalah dan tidak perlu ijin, namun Go Kian menanyakan kenapa harus memaksakan untuk musyawarah 27 maret besok.

"Umat hanya di cekoki pilihan, padahal umat mau menjalankan ritual atau event apapun bebas, di Klenteng" Tambah Go Kian An.

Sementara pasca pertemuan dengan Forminda di kantor Bakesbangpolinmas kemarin, tidak ada kesepahaman dari perselisihan antara kedua kubu terkait musyawarah Umat TTID, kesepakatanpun juga tidak didapatkan, sehingga pihak Tan Tjien Hwat, tetap akan mengadakan Musyawarah.

"Undangan sudah disebar kepada umat, dan acara musyawarah ini juga kemauan umat," Katanya.

Tan Tjien Hwat, juga menyampaikan hasil berita acara musyawarah yang ditanda tanganinya di Kantor Bakesbangpolinmas, bahwa pihaknya tetap melakykan Musyawarah, sedangkan untuk pemilihan ketua atau tidak akan diserahkan ke Umat TTID Hok Swie Bio.

Mediasi yang dilakukan oleh kedua belah pihak adalah kesekian kalinya yang dilakukan oleh Forminda untuk mendamaikan kedua kubu ini, akan tetapi pihak tan Tjien Hwat tetap akan melaksanakan Musyawarah, dan Pihak Go Kian An, meminta menunggu keputusan dari Mahkamah Agung. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .