Luhut Anggap Sikap Pemerintah Aneh Hentikan Kilang Mini TWU

Suara Bojonegoro     Selasa, Maret 01, 2016    

Reporter : --

suarabojonegoro.com.  (Jakarta) - Menkopolhukam Luhut B Pandjaitan mengaku aneh dengan sikap pemerintah yang memberhentikan operasi kilang mini milik PT Tri Wahana Universal (TWU) di Desa Sumengko, Bojonegoro, Jawa Timur, seperti yang di lansir dari inilah.com, Senin (29/2/2016).

"Bukannya pemerintah membangun banyak kilang. Tapi kenapa kilang mini dimatikan seperti milik PT Tri Wahana Universal. Piye toh, sekarang kami sedang mengupayakan untuk hidup lagi," kata Luhut di Jakarta,

Ia menjelaskan melalui konsep kilang mini alokasi crude dengan harga di mulut sumur akan menciptakan efisiensi dalam hal memangkas biaya transportasi (seperti pada konsep mine-mouth power plant).

Apalagi pembangunan kilang mini pada lokasi sumur minyak yang tersebar diberbagai daerah dapat menciptakan nilai tambah ekonomi di masyarakat.

"Saya tidak mengerti kenapa sampai terjadi penghentian. Tetapi intinya adalah dulu pernah ada kajian bahwa kilang-kilang mini itu lebih efisien karena langsung didistribusikan ke daerah itu. Jadi, tidak ada cost transportation, tidak ada lagi," ujarnya.

Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini juga menyebut konsep kilang mini juga jauh lebih menguntungkan karena meminimalisir pencurian minyak.

"Crude oil dibawah tidak akan dicuri orang, siapa yang akan mencuri crude oil. Kedua, dari well (sumur) di tap langsung ke dia, jadi cost lebih rendah cost recovery jadi kurang dan manfaatnya lebih besar sehingga pemerintah bisa mengembangkan kilang mini," jelasnya.

Untuk itu, kementeriannya akan segera membahas hal ini bersama Kementerian ESDM dan Pertamina.

"Sebab itu complaint dariprivate sector. Mereka mengadu kepada kami karena merasa sudah berinvestasi, belum apa-apa sudah dihentikan. Sekarang kami sedang mengupayakan untuk dihidupkan lagi. Soalnya mereka complaint kepada kami," tandasnya. [rym/Red]

Sumber: inilah.com

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .