Netralitaskan Prajurit, Kodim 0813/Bojonegoro Adakan Pembinaan

Suara Bojonegoro     Selasa, Maret 22, 2016    

Reporter : Amir Fatah

suarabojonegoro.com - Dalam rangka mewujudkan Soliditas TNI dalam menjaga keutuhan NKRI serta meningkatkan Profesionalisme Prajurit, Kodim 0813 Bojonegoro melaksanakan Pembinaan Netralitas TNI dalam Pemilu/Pemilukada Kepala Daerah (Pilkada) TA. 2016, di Aula Ahmad Yani, Jalan Hos Cokroaminoto No. 51 Bojonegoro, Selasa (22/03/2016).

Kegiatan yang dibuka oleh Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro, Letkol Kav Donova Pri Pamungkas, mengusung tema"Melalui Pembinaan Netralitas TNI Dalam Pemilu/Pemilukada, Kita Wujudkan Profesionalisme TNI Dan Sukses Penyelenggaraan Pemilu/Pemilukada Yang Luber Dan Jurdil Dalam Rangka Menjaga Persatuan Dan Kesatuan Bangsa".

"Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk menjamin terlaksananya pembinaan netralitas TNI dalam Pemilu/Pemilukada, agar sikap netralitas TNI dapat terwujud dikalangan Prajurit" ujar Dandim 0813 dalam sambutannya pada acara yang diikuti oleh 150 orang Prajurit TNI itu.

Masih Menurut Dandim, netralitas TNI dalam Pemilu/Pemilukada, TNI harus bersikap Netral dalam kehidupan politik. Hal itu dimaknai dengan Konsistensi Netralitas TNI, dimana TNI lebih mengutamakan kepentingan Bangsa dan Negara dengan mengedepankan Sikap Netralitas TNI tersebut.

"Tentara yang profesional adalah Tentara yang terlatih, terdidik, diperlengkapi dengan baik, tidak berpolitik praktis serta mengikuti kebijakan politik negara yang menganut prinsip demokrasi, supermasi sipil, hak asasi manusia, ketentuan hukum nasional dan internasional yang telah diratifikasi" unkapnya.

Sementara itu, Kapten Arm Teguh Hari Wibowo, selaku narasumber pada kegiatan tersebut menyampaikan, bahwa betapa pentingnya peran tugas TNI dalam hal ini Kodim 0813 Bojonegoro selaku Komando Kewilayahan dalam rangka menjamin pelaksanaan Pemilu/Pilkada mendatang agar dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar diantaranya menjunjung tinggi netralitas TNI, mendorong anggota keluarga untuk berpartisipasi dalam Pemilu/Pilkada tersebut dan membantu kelancaran pelaksanaanya.


"Untuk tetap terpeliharanya citra positif TNI dalam masyarakat dengan menjaga nama baik perorangan maupun satuan, maka dalam pelaksanaan Pemilu/Pemilukada, setiap Prajurit Kodim 0813 Bojonegoro dilapangan wajib tidak memihak dan tidak memberikan dukungan kepada salah satu kontestan peserta pemilu. Hal itu dilakukan untuk tetap terpeliharanya soliditas satuan dan pembangunan profesionalisme TNI" pungkas Perwira Pertama yang keseharianya menjabat Danramil 0813-07/Kepohbaru itu. (Mir/Ril)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .