Pemotongan Sapi Betina Produktif Hanya untuk Ritual

Suara Bojonegoro     Rabu, Maret 16, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Dinas Perternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bojonegoro melarang siapapun memotong ternak sapi betina yang masih produktif, hal tersebut dibahas dalam rapat yang digelar pagi ini (Rabu 16/03/2016) di kantor Disnakan setempat dengan beberapa instansi lain yang bersangkutan.

"Hal tersebut dilakukan agar tidak menghambat populasi," kata sekretaris Disnakan Bojonegoro, Sony Sumarsono.

Sapi betina produktif adalah sapi betina yang belum pernah melahirkan enam kali, sedangkan sapi betina yang boleh dipotong adalah yang cacat, sudah tidak produktif seperti sudah melahirkan sebanyak 6 kali dan sapi mandul dan karena alasan lain.

"Misalnya sapi betina produktif bisa dipotong jika untuk ritual keagamaan," tambahnya.

Soni menjelaskan, hal tersebut dilakukan untuk menjaga populasi agar kebutuhan daging sapi di Kabupaten Bojonegoro kedepan aman, karena saat ini dari jumlah populasi sapi di Bojonegoro 181 ribu sebanyak 70% terdiri dari sapi betina.

"Kami juga akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk pelarangan ini," tambahnya. (Ney/rab)


Foto : usahaternak.com

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .