Pengunjung Keluhkan Pungutan di Atas Angin

Suara Bojonegoro     Jumat, Maret 11, 2016    

Reporter : Rabbani. P

suarabojonegoro.com - Sejumlah pengunjung di kawasan wisata Atasangin yang terletak di Desa Deling, Kecamatan Sekar mengeluhkan sejumlah pengalaman yang mereka dapati saat berkunjung. Diantaranya adalah ticket masuk yang tak jelas, padahal mereka tak mendapatkan fasilitas apapun saat memasuki kawasan tersebut.

"Tidak jelas, kenapa bisa ada ticket masuk," kata Setyo Rini, warga Kapas. Padahal, menurut dia, satu-satunya fasilitas yang ada hanyalah tempat parkir terbuka dan itu juga sudah berbayar.

Terlebih, dirinya merasa heran dengan bentuk ticket yang bertuliskan sukarela tersebut. "Di ticketnya tertulis sukarela, tapi diportalnya tercantum harga yang harus kami bayar. Lucu, kalau sukarela kenapa diportal segala ?" tambahnya.

Hal serupa juga dialami oleh Imam, yang kala itu berkeinginan untuk bermalam di Atasangin. "Saya didatangi warga, lalu dimintai duit. Katanya untuk beli bahan bakar genset warung," terangnya.

Karena dirinya adalah pendatang dan khawatir diganggu, maka mau tak mau dirinya merelakan selembar uang limapuluh ribuan. "Daripada ada apa-apa, lagipula tempat parkirnya tutup," jelasnya.

Dari pantauan di lokasi, masuk ke kawasan tersebut memang harus melalui tenda penjaga, jalan menuju ke dalam selalu ditutup oleh sebuah portal. Pengunjung harus membayar ticket dengan tarif yang bervariasi, tak ada cap resmi di ticket tersebut. (rab)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .