PN Surabaya Tolak Gugatan DPW PPP Kubu Djan Farid

Suara Bojonegoro     Kamis, Maret 31, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Hari ini (Kamis, 31/03/2016) Pengadilan Negeri (PN) Surabaya telah mengeluarkan putusan No 03/pdt.G/2016/PN-Sby terkait gugatan dari DPW PPP Jawa Timur kubu Romahurrmuzi (Romy) terhadap kubu Djan Farid. Dalam keputusannya, PN Surabaya menyatakan bahwa gugatan kubu Romy tak dapat diterima.

Putusan tersebut dijatuhkan majelis hakim setelah mempertimbangkan adanya syarat-syarat dalam UU Partai Politik yang tak dapat dipenuhi guna formalitas hukum. "Syarat tersebut berkenaan dengan syarat pengajuan gugatan ke Pengadilan Negeri," jelas Ketua Tim penggugat DPW PPP Jatim, H.Sunaryo Abuma'in SHI.MM.

Lebih lanjut dikatakan, syarat dimaksud adalah mengenai yang termaktub dalam UU No 2 tahun 201 dalam pasal 32 yang menyebutkan bahwa perselisihan parpol diselesaikan oleh internal yang diatur dalam AD/ART partai oeh Mahkamah Partai.

Hal itu membuat majelis hakim mengembalikannya ke internal parpol. "Jadi putusan majelis hakim sangat tepat, karenanya sampai saat ini yang sah tetap dibawah komando ketua HM.Musyaffa' Noer Msi MM," terangnya.

Noer dengan sekertarisnya Norman Zen Nahdi adalah pemegang SK yang ditandatangani oleh Ketum H.Surya Darma Ali dan Sekjen Romahurrmuzi. Itu berdasarkan surat Menkumham RI hasil Muktamar Bandung yang baru saja diperpanjang masa jabatannya hingga tahun  2016.

Hingga kini, pihaknya masih menunggu salinan keputusannya, menyusul kuasa hukum kubu Djan Farid belum mendaftarkannya ke majelis hakim. "Parahnya lagi, kuasa hukum kubu Djan Farid, yakni Rochman Hakim telah dieksepsi oleh tim advokat DPW PPP," tambahnya.

Eksepsi itu sendiri telah diterima oleh majelis hakim, sehingga tim advokat kubu Djan Farid dianggap tidak mempunyai kejelasan. "Mewakili kuasa siapa ? Karena majelis hakim belum menerima pendaftarannya. Pertanyaan kami Apa itu gk termasuk kuasa hukum abal ?" pungkasnya. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .