PT TWU Masih Aktif, Komisi B DPRD Bertanya-tanya

Suara Bojonegoro     Selasa, Maret 01, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com Hingga saat ini, PT Tri Wahana Universal (TWU), masih melakukan kegiatan transpotasi minyak sebanyak 6 ribu barel perhari, kegiatan itu dilakukan langsung dari mulut sumur yang dikelola oleh (Exxon Mibil Cepu Limited (EMCL) di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, Bojonegoro. Seperti yang disampaikan oleh Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro, Sigit Kushariyanto. (Selasa, 01/03/2016)

"Sampai saat ini PT TWU belum berhenti beroperasi, masih melakukan kegiatan," kata Sigit Kushariyanto.

Politisi asal Partai Golkar ini menyebutkan bahwa sebelum ada pipanisasi, memang harus ada hasil ekplorasi minyak yang tangkap dari mulut sumur . Namun dikatakan, kondisi sekarang ini pipanisasi telah dilakukan, selain itu pemerintah juga telah membangun FSO Gagak Rimang.

Sebenarnya pihaknya belum melihat hal yang ganjil, namun Sigit merasa masih banyak hal yang harus diperjelas. "Perlu ditanyakan apakah ada perjanjian antara PT TWU dengan pihak operator minyak bumi, termasuk waktu pengelolaan minyak di lapangan Banyuurip Blok Cepu tersebut," tambahnya.

Menurut Sigit, hal lain yang seharusnya dijelaskan adalah mengenai biaya pengambilan di FSO Gagak Rimang, yakni berkaitan dengan jumlah beban pengambilan minyak dari mulut sumur yang dilakukan oleh TWU. "Terkait dengan biaya, mestinya harus dibicarakan, apakah jika mengambil mulut sumur bebannya sama seperti di Gagak Rimang," tegas Sigit. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .