Soal Perseteruan Musyawarah TTID, Ketua DPRD Himbau Agar Umat Bersatu

Suara Bojonegoro     Kamis, Maret 24, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Bojonegoro, Mitroatin, berharap dan menghimbau kepada semua pihak yang berbeda pendapat agar segera mengambil langkah untuk berdamai dan mempersatukan presepsi soal pelaksanakan Musyawarah Umat dan pemilihan ketua Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) Hok Swie Bio Bojonegoro.

"Kedua belah pihak harus menyelsaikan dengan musyawarah terlebih dahulu untuk mengambil langkah Bijak," Kata Mitro'atin, Kamis (24/3/16).

Adanya beda pendapat ini diharapkan agar tidak menjadikan sebuah konflik di internal Umat TTID, serta menimbulkan keresahan bagi yang lain, sehingga Mitroatin meminta dan berharap ada penyelesaian segera.

"Kasihan Umat TTID yang lain, saya berharap semua menghargai apa yang menjadi aturan yang ada, sehingga perbedaan bisa disatukan, Jangan sampai ribuan umat TTID menjadi korban atas perbedaan ini, dan harus bersatu," Tambah Politisi Partai Golkar ini.

Sebelumnya diberitakan bahwa mediasi oleh Forpimda, pihak Go Kian An tetap tidak akan menghadiri acara musyawarah umat yang digelar pada tanggal 27 Maret besok oleh panitia Hadi Sugiharto dan Dwi Prayogo karena dianggap ilegal. Go Kian An  mengaku tetap berharap adanya penegak hukum menyelesaikan persoalan ini,  Namun dirinya tetap menyerahkan semua kepada aparat kepolisian yang lebih tau baiknya seperti apa. (Ang)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .