Soal TITD, Ini Hasil Pertemuan Forpimda-Go Kian An

Suara Bojonegoro     Senin, Maret 21, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Meskipun telah dilakukan mediasi oleh Forpimda, pihak Go Kian An tetap tidak akan menghadiri acara musyawarah umat yang digelar pada tanggal 27 Maret besok oleh panitia Hadi Sugiharto dan Dwi Prayogo karena dianggap ilegal.

"Akan datang jika musyawarah legal," kata Go Kian An saat dikonfirmasi setelah melakukan rapat tertutup dengan Forpimda (Senin, 21/03/2016)

Saat ditanya apakah akan tetap meminta pihak kepolisian menghentikan acara musyawarah umat dan pemilihan ketua Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) Hok Swie Bio Bojonegoro, pihaknya mengaku tetap berharap. Namun dirinya tetap menyerahkan semua kepada aparat kepolisian yang lebih tau baiknya seperti apa.

"Yang jelas pihak kami tidak mau Bojonegoro kisruh," tambahnya.

Dalam rapat tersebut disepakatai tiga poin:
- Berdasarkan AD ART pasal 3 ayat 1 menjelang pemilihan pengurus baru, pengurus membentuk untuk mencari calon ketua jika dikaitkan dengan priodesasi kepengurusan TITD Hok Swie Bio tahun 2013-2015 sudah berakhir sehingga yang pembentukan formatur masih debatable.
- Dengan kekosongan kepengurusan di TITD Hok Swie Bio bojonegoro saat ini di wacanakan pembentukan panitia bersama yang disampaikan oleh pemerintah terkait dengan pemilihan ketua TITD Hok Swie Bio bojonegoro, pihak Go Kian An tidak setuju dan menunggu keputuisan hukum sampai inkrah salin putusan sudah diterima dan bersangkutan berpedoman pada keputusan hukum tersebut.
- Pihak Go Kian An menghendaki untuk pemilihan kepengurusan baru menunggu setelah ada eksekusi dari pengadilan.

Saat ini, pihak Forpimda masih melakukan pertemuan tertutup dengan pihak Hadi Sugiharto dan Dwi Prayogo selaku panitia yang akan menyelenggarakan musyawarah umat tanggal 27 besok. (Ney/rab)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .