Unjuk Rasa Ricuh, Peserta Aksi Baku Hantam Dengan polisi

Suara Bojonegoro     Rabu, Maret 30, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Aksi turun jalan yang dilakukan oleh mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Bojonegoro didepan kantor kejaksaan negeri (Kejari) Bojonegoro berlangsung ricuh bahkan sampai baku hantam antara mahasiswa dengan aparat pengamanan. Rabu 30/3/2016

Kericuhan bermula saat ada teriakan dari mahasiswa "polisi a**ing (nama salah satu hewan) yang mulai rusuh saat tidak dipersilahkan masuk kedalam kantor Kejari Bojonegoro menemui Kepala kejaksaan negeri seketika polisi dan mahasiswa baku hantam adu jotos sampai ada penyandraan salah satu mahasiswa oleh pihak pengamanan.

"Saya sebagai ketua siap menjadi jaminan agar sahabat-sahabat saya dibebaskan dari penyandaraan," kata ketua PMII cabang Bojonegoro, Ahmad Syahid.

Pantauan dilapangan, mahasiswa meminta kejaksaan negeri Bojonegoro menuntaskan beberapa kasus korupsi seperti bimtek DPRD Bojonegoro tahun 2013, kasus hutang pupuk (hutang Pemkab Bojonegoro) sebesar Rp 7 miliar, kasus tukar guling tanas kas desa (TKD) Gayam yang tidak kunjung selesai, kasus pembangunan taman di Kecamatan baureno dan beberapa mega proyek seperti masjid agung darussalam, gedung Pemkab bojonegoro, jembatan Padangan kasiman dan bangunan gelanggang olahraga (GOR). (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .