Warga Kadungrejo Protes Penambangan Pasir Malah Ditantang

Suara Bojonegoro     Selasa, Maret 29, 2016    

Kontributor : Amir Fatah

suarabojonegoro.com - Penambangan pasir manual di Dukuh Mojo  Desa kadungrejo kecamatan Baureno kabupaten Bojonegoro yang dilakukan oleh para pengusaha penambang pasir di Sungai Begawan Solo, sejak lama membuat warga Setempat merasa gerah, sehingga melakukan protes, Selasa (29/3/16).

Aksi protes warga ini dengan cara menghentikan penambangan pasir yang dilakukan oleh warga yang kebanyakan dari luar Desa yang diketahui adalah warga Tuban, akan tetapi saat mereka menghentikan operasi kegiatan tambang pasir, tiba tiba warga didatangi 3 perahu yang berisi 60 orang.

Merekapun saling cekcok mulut dengan suara keras, dan nyaris terjadi kericuhan, wargapun kemudian menghubungi aparat kepolisian dari Polsek Baureno agar tidak terjadi keramaian yang dapat menyebabkan kericuhan.

"Saya langsung menghubungi aparat kepolisan agar tidak terjadi apa apa," Kata PLt Kepala Desa Kadungrejo, M Zaenuri.

Tak berapa lama aparat kepolisan dari Polsek Baureno datang kelokasi dan langsung mengambil langkah menenangkan kedua belah pihak warga yang sedang pro kontra dan kemudian melakukan mediasi antar kedua belah pihak.

AKP Mashadi, Kapolsek Baureno yang memimpin langsung mediasi tersebut, menengahi persoalan tersebut, atas keinginan warga agar tidak ada lagi penambangan pasir di wilayah tersebut.

"Kita lakukan mediasi untuk menyelesaikan persoalan antar kedua pihak warga ini," Jelas AKP Mashadi.

Sengan adanya penambangan pasir yang dilakukan oleh warga di Dusun Mojo, Desa Kadungrejo ini membuat kekhawatiran rusaknya lingkungan diwilayah Kadung, karena ekplorasi pasir sungai begawan Solo yang terus dilakukan oleh pengusaha penambang pasir. (Mir/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .