Ansor Desak Polres Tidak Beri Izin Muktamar DPD HTI

Suara Bojonegoro     Sabtu, April 30, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) bersama Barisan Ansor Serbaguna (Banser) mendesak agar Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro tidak memberikan izin terselenggaranya muktamar DPD Hizbut Tahrir Indonesi (HTI) pada hari Minggu 01/05 besok di Gedung Serbanguna Bojonegoro.

"Pimpinan cabang GP Ansor dan Satkorcab Banser Bojonegoro siap bekerja sama dengan pihak manapun untuk menolak gerakan penyebaran ajaran khilafah islamiyah di Bojonegoro," kata ketua GP Ansor Bojonegoro, Abdullah Faizin.

Sementara itu, saat ditanya bagaimana jika DPD HTI tetap melaksanakan Muktamar, Abdullah menjawab pihaknya sudah mendesar agar kepolisian tidak memberi izin sehingga sudah menjadi hak Polres sepenuhnya. Apakah Ansor dan Banser akan memboikot acara Muktamar DPD HTI besok jika masih terselenggara Abdullah menjawab ," ditunggu saja besok," tambahnya.

Sementara itu, Waka Polres Bojonegoro Kompol Andrian Pramudianto mengatakan jika pada intinya Polres sepakat bahwa NKRI adalah harga mati dan berharap Ansor dan Banser berperan aktif dalam menjaga Kamtibmas di Kabupaten Bojonegoro.

"Banser dan Ansor agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan di masyarakat tanpa harus melakukan tindakan anarkis dan selalu berkoordinasi dengan aparat keamanan," kata Waka Polres dalam sambutan apel bela negara oleh GP Ansor dan Banser Bojonegoro. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .