Belum ada Tindakan Penghentian Semburan Lumpur Di Gondang

Suara Bojonegoro     Senin, April 11, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Hingga saat ini semburan lumpur masih terjadi  hingga mencapai 1.5 meter dengan aliran lumpur ke area persawahan serta anak sungai hingga radius kurang lebih 900 meter dari titik semburan yang mencapai empat titik di Dusun Kramat, Desa Jari, Kecamatan Gondang, Bojonegoro, Jawa Timur. Senin (11/4/16).

Belum ada tindakan untuk penghentian semburan lumpur oleh berbagai pihak, tingkat kecemasan warga mulai meningkat, karena khawatir akan terjadi seperti lapindo di Sidoarjo.

Sementara pihak TNI dari Koramil Gondang terus melakukan penjagaan secara bergiliran untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan, karena semburan kini telah menjadi 4 titik, seperti yang disampaikan anggota Posramil Gondang, Serma Joko.

"Masing masing semburan di empat titik ini berbeda ada yang mengeluarkan letupan gelembung di titik 2 dan 3 sedangkan dititk 4 berdiameter 40 cm dengan ketinggian semburan 30 Cm," Terang Serma Joko.

Pihak BLH (Badan Lingkungan Hidup) Pemkab Bojonegoro, sampai saat ini masih menunggu hasil laboratorium yang dikirim, untuk memastikan semburan lumpur yang berbau belerang ini.

Sedangkan tim Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Geofisika Nganjuk berncana akan memasang alat detektor Gempa di dekat semburan lumpur.

Sebelumnya diberitakan bahwa ada beberapa material yang tak dikenal ikut keluar dari semburan lumpur ini, dan diduga adalah fosil fosil dari zaman purbakalan yang terpendam dari dalam tanah.

Semburan lumpur juga sudah meluber dipersawahan milik petani dan membuat tanaman padi dan jagung mulai rusak, serta mengalir ke anak sungai diwilayah tersebut. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .