Demang Pokja : Sambang Watu Semar Bisa Jadi Kegiatan Budaya

Suara Bojonegoro     Sabtu, April 30, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Demang Wahyu Subakdiono, Ketua Kelompok Kerja Budaya (Pokja) Bojonegoro, menanggapi adanya ratusan Warga Desa Sambongrejo, Kecamatan Gondang, Bojonegoro, yang sengaja datang untuk mengunjungi watu Semar yang saat ini berada didepan Pendopo Pemkab Bojonegoro, setelah diambil dari Wilayah Desa Sambongrejo, adalah merupakan hal yang wajar.

Menurut Demang Wahyu, bahwa sikap ratusan warga ini merupakan kerinduan terhadap batu semar, yang dianggap sebagai saudara mereka, "Jadi sebenarnya, batu semar ini punya saudara menurut mitos warga disana bahwa mereka ini juga mengunjungi saudara yang disana," Terang Demang Wahyu, Sabtu (30/4/16).

Dijelaskan pula, warga Sambongrejo ini terbiasa menghargai alam, ketika batu semar ini sudah tidak lagi diwilayahnya, maka mereka para warga yang terbiasa mengunjungi batu semar ini mempunyai rasa kerinduan terhadap batu semar yang sudah lama tidak pernah dilihatnya setelah dipindahkan ke Kota.

Warga Sambongrejo ini sudah terbiasa menggunakan batu semar ini sebagai sarana atau tempat ritual sebagai bentuk wujud sukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sehingga dengan kedatangan warga ke Batu Semar bisa dijadikan budaya tahunan warga Sambongrejo untuk melakukan kegiatan ritual di Batu Semar.

"Kegiatan ritual di Batu Semar ini merupakan kegiatan budaya yang harus kita hormati, dan jika ini tetap dilestarikan bisa menjadi aset Budaya," Lanjut Demang Wahyu.

Disampaikan bahwa sebenarnya di Desa Sambongrejo ini banyak terdapat bebatuan yang menyimpan unsur saling keterpautan antara batu satu dengan batu yang lain, selain batu Semar juga terdapat batu Gareng, Petruk, Bagung, yang biasa disebut Punokawan. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .