Dewan Sayangkan Adanya Kamar Mewah Di Lapas Bojonegoro

Suara Bojonegoro     Rabu, April 20, 2016    

Reportet: Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Suarabojonegoro.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah melalui Komisi A menyayangkan adanya kamar khusus mewah dibanding lainnya di lapas kelas IIA Bojonegoro yang saat ini dihuni oleh mantan wakil ketua DPRD Bojonegoro Mochtar Setyahady bersama dua kawannya Novianto dan Pilih Suryanto. Rabu 20/04/2016

"Seharusnya semua mendapat perlakuan sama tidak melihat status dan derajat ," kata wakil ketua komisi A DPRD Bojonegoro, Anam Warsito.

Menurutnya, bahwa dasarnya hukuman didalam rutan adalah untuk mendidik dan merasakan kehidupan didalam tahanan yang apa adanya dan tidak mendapat fasilitas sehingga secara etika sangat disayangkan jika seorang tahanan mendapat perlakuan berbeda dengan tahanan lain.

"Secara etika semua kedudukan kalau sudah didalam rutan sama saja. Tidak peduli dia mantan pejabat atau orang biasan" tambahnya.

Saat ditanya bagaimana jika fasilitas tambahan adalah bukan diberikan dari pihak lapas melainkan dari milik pribadi? Anam menjelaskan hal tersebut secara etika seharusnya tidak pantas karena jika demikian maka nantinya orang yang memiliki uang banyak akan seenaknya memberikan fasilitas tambahan didalam kamar tahanan agar lebih terasa nyaman.

"Pada dasarnya didalam lapas adalah proses belajar, jadi mau tidak mau apa yang ada didalam harus dinikmati dan dijalani," tandasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Aparat gabungan dari Kepolisian Resort Bojonegoro, Kodim 0813 Bojonegoro dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pemkab Bojonegoro 19/04 menggelar operasi Bersinar (berantas sindikat narkoba) di Lembaga Pemasyarakatan (LP) kelas IIA Bojonegoro, beberapa blok disisir secara bergilir, bukan menemukan narkoba petugas gabungan malah disuguhkan kamar mewah dibandingkan kamar narapidina lain. Kamar tersebut berada di Blok D kamar nomor 2.

Kamar mewah dibanding lainnya tersebut dihuni oleh Mochtar Setyadi (45) kasus tindak pidana korupsi, Novianto (37) terkena pasal UU 20 tahun 2001 dan Pilih Suryanto terkena pasal 378/372 KUHP. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .