Di Sukosewu Ada Bantuan ESDM Jatim Tak Berfungsi

Suara Bojonegoro     Senin, April 25, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jatim membantu proyek pengadaan air bersih di Desa Sumberjokidul Kecamatan Sukosewu, guna membantu warga di wilayah itu mengatasi krisis air bersih. Bantuan itu berupa pengeboran air sedalam 50 meter, mesin disel penyedot, tower setinggi 10 meter dan tandon air.

Semuanya di pasang dalam halaman komplek balai desa setempat pada bulan Juni 2015 lalu. Namun sejak tahun itu air tidak dapat keluar dari lobang yang dibor. “Tidak tahu permasalahannya, pengeboran juga mendatang tim dari ITB. Tapi kenyataannya tidak dapat mengeluarkan air,” kata Sekretaris desa (sekdes) setempat Sujaeni, Senin (25/4).

Lanjutnya, pengeboran ada di satu titik dan dimasukkan pipa ukuran 4 inci. Dikarenakan, tidak keluar air sejak proyek bantuan tersebut selesai, akibatnya 70 KK Dusun Sembungrejo dan 400 KK Dusun Krajan, hingga saat ini belum dapat menikmati bantuan tersebut, sementara untuk mendapatkan air bersih diperoleh mereka dari sumber mata air yang sebelumnya ada di kawasan persawahan.

Terpisah Ketua BPD setempat Didik Prayanto mengatakn, bantuan pengeboran air bersih dari Dinas ESDM Jatim tersebut sebenarnya merupakan program nasional dengan sasaran daerah rawan kekeringan di musim kemarau dan kesulitan air bersih di musim penghujan.”Kami sudah sampaikan ke kabupaten, persoalan tidak berfungsinya bantuan sumur bor air bersih ini,” katanya.

Sementara, Subhkan (35) warga desa setempat berharap, pemerintah memperhatikan kondisi warga di wilayah itu, karena wilayah Desa Sumberjokidul, termasuk wilayah yang sulit mendapatkan air bersih. Dikonfirmasi Kepala Dinas ESDM Bojonegoro Agus Supriyanto belum mengetahui tentang bantuan pengeboran air bersih dari ESDM Jatim.”Senin (hari ini:Red, kami akan segera cek ke desa yang dapat bantuan tersebut,” katanya. (ang)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .