DPRD Minta Masyarakata Kompak Hadapi Operator Minyak

Suara Bojonegoro     Senin, April 25, 2016    

Reporter : Nella Rachm

suarabojonegoro.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro meminta agar seluruh masyarakat yang berada diwilayah yang akan diekplorasi maupun yang sudah dieksploitasi bersatu untuk meminta hak masyarakat kepada operator minyak dan gas bumi diwilayah tersebut sehingga jangan sampai nantinya masyarakat tidak mendapatkan apa-apa setelah kekayaan alamnya diambil.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bojonegoro Anam Warsito mengatakan bahwa selama ini banyak keluhan dari masyarakat diwilayah ring 1 pengeboran minyak dan gas bumi (migas) sehingga masyarakat harus kompak semua supaya tidak dibodohi oleh operator.

"Selain itu juga masyarakat harus proaktif menyampaikan semua keluhannya kepada pemerintah maupun DPRD," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Kalisumber Kecamatan Tambakrejo Lasrini Kumihayun mengatakan jika warga desanya yang menjadi ring satu dalam pengembangan lapangan minyak dan gas bumi (migas) Jambaran-Tiung Biru oleh Pertamina EP Cepu (PEPC) merasa tidak pernah mendapatkan manfaat dari eskplorasi dan eksploitasi sumber daya alam disana.

Dirinya juga mengatakan bahwa pemerintah desa kalisumber juga belum pernah mendapatkan laporan apapun dari pihak pertamina terkait industri yang ada didesanya.

"Masyarakat pemilih lahan yang telah dibebaskan belum diberi pekerjaan apalagi masyarakat desa kalisumber yang lainnya," keluhnya.

Lebih lanjut, oleh karena itu harapan dari pemerintah desa kedepannya agar masyarakat dijadikan tenaga kerja (naker) oleh Pertamina apalagi masyarakat pemilik lahan yang dibebaskan. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .