DPRD Minta Pasokan Minyak Mentah Operator Lapangan Banyu Urip

Suara Bojonegoro     Jumat, April 01, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro sudah mencoba berbicara dengan pihak operator Lapangan Banyu Urip Blok Cepu ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) untuk meminta jatah minyak mentah yang dimiliki untuk diberikan sebagian kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) untuk membangun kilang minyak mini di Kabupaten Bojonegoro. Jum'at 01/4/2016

"Kita akan minta jatah dari EMCL dengan harga beda yang dijual di luar negeri. EMCL juga belum mau terbuka berapa harga minyak yang selama ini dijual," kata sekertaris komisi B DPRD Bojonegoro, Lasuri.

Sebelumnya, dalam hearing yang digelar komisi B DPRD Bojonegoro beberapa hari lalu dengan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), pihak operator Lapangan Banyu Urip Blok Cepu tersebut lebih suka menjual minyak mentah bagiannya dari lapangan Banyu Urip Blok Cepu keluar negeri dengan harga internasional sebab harganya dinilai lebih tingga sehingga lebih menguntungkan untuk perusahaan. Hal tersebut disampaikan Vice President Public & Goverment Affairs Exxon Mobil Indonesia  Erwin Maryoto.

Erwin Maryoto juga menjelaskan jika Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro menginginkan alokasi minyak mentah yang menjadi jatah EMCL dari Lapangan Banyu Urip Blok Cepu maka harus bersedia membeli dengan harga internasional. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .