Ganti Rugi Tanah Untuk Proyek J-TB Belum Diberikan, 2 Warga Tolak Dibebaskan

Suara Bojonegoro     Sabtu, April 16, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Belum diberikanya pembayaran ganti rugi tanah oleh pihak PEPC (PT. Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu) terhadap warga Desa Pelem Kecamatan Purwosari, Bojonegoro, untuk Proyek Gas Unitasi Jambaran-Tiung Biru, tahap kedua membuat sepuluh warga menunggu, seperti disampaikan oleh Plt Kepala Desa Pelem, Tjondro Lukito.

"Belum dibayarkan, kepada sepuluh warga yang seharusnya menerima ganti rugi dari PEPC," Katanya, Jum'at (16/4/16).

Dari tanah yang belum terbayarkan tersebut sebanyak 12 bidang tanah milik sepuluh warga, dan direncanakan pembayarakan akan diberikan pada hari senin pekan depan.

Sementara itu 2 warga pemilik tanah yang terdampak pembebasan lahan masih bersikeras tanahnya dibebaskan untuk kepentingan Proyek Gas Unitasi J-TB, dengan alasan harga yang diberikan kepada mereka kurang mahal.

Kedua warga tersebut adalah Ahmadi dan Paimin, dan oleh Plt Kades Pelem mereka sudah disarankan untuk mengajukan keberatan ke Pengadilan Negeri (PN) Bojonegoro.

"Kami sarankan untuk mengajukan keberatan ke pengadilan Negeri atas pendapat mereka tentang harga tanah yang dibebaskan," Tambah Tjondro Lukito. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .