Hari Ini Kemenko Polhukam Bahas Masalah Pertambangan Bojonegoro

Suara Bojonegoro     Kamis, April 28, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Hari ini empat orang dari Deputi V Kemenko polhukam Brigjend TNI Wardiyono, Brigjend Pol Drs Yanto Tarah, Kombes Pol Didik Agung Wijanarko dan Nuryanti akan menggelar rapat koordinasi pendataan permasalahan pertambangan migas di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur bersama Bupati Bojonegoro dan satuan kerja perangkat daerah terkait di rumah dinas Bupati Bojonegoro. Kamis 28/04/2016

Dalam lampiran surat undangan nomor UN-554/Kemenko/Polhukam/De-V/KM.02/4/2016 tertulis susunan acara sebagai berikut:

- 09.00 wib registrasi peserta rapat.
- 09.15 wib pembukaan rakor oleh Bupati Bojonegoro.
- 09.30 wib sambutan dari Brigjen Pol Yanto Tarah selaku asisten deputi koordinasi penanganan kejahatan konvensional dan kejahatan terhadap kekayaan negara, Kemenko Polhukam.
- 09.45 wib pemaparan dari kepala dinas ESDM Kabupaten Bojonegoro tentang pendataan dan langkah-langkah yang telah dilakukan Pemkab Bojonegoro menyikapi praktik ilegal drilling di Kabupaten Bojonegoro.
- 10.00 wib pemaparan dari kepala dinas ESDM Jawa Timur tentang pendataan dan langkah yang haris dilakukan pemprov Jatim menyikapi ilegal drilling di Provinsi Jatim.
- 10.15 wib pemaparan dari Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa tentang aspirasi maupun keluhan dari perusahaan migas akibat praktik ilegal migas pada umumnya.
-10.30 wib pemaparan Kapolres Bojonegoro tentang penanggulangan ilegal migas di Kabupaten Bojonegoro selama kurung waktu lima tahun terakhir.
- 10.45 wib pemaparan dari direktur kriminal khusus Polda Jatim tentang data penanganan ilegal migas di Provinsi jatim.
- 11.00 wib diskusi para peserta rakor.
- 12.15 wib kesimpulan rakor oleh Brigjen Pol Yanto Tarah selaku Asisten Deputi Koordinasi penanganan Kejahatan Konvensuonal dan Kejahatan terhadap kekayaan negara Kemenko Polhukam.
- 12.30 wib rapat koordinasi ditutup Bupati Bojonegoro. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .