Ketika Legislatif Tak Mendukung Kebijakan Pemerintah

Suara Bojonegoro     Jumat, April 08, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Pemerintahan harus hadir sebagai pelindung, pengemban amanat rakyat dan melayani, mencerahkan serta memberdayakan. Demikian dikatakan Bupati Bojonegoro saat hadir di kecamatan Bubulan, Bojonegoro, Jawa Timur.

"Sejak awal menjabat sebagai Bupati Bojonegoro dengan melibatkan partisipasi publik dalam pembangunan. Tidak menutup kemungkinan harus memerankan sosok lain yang menjadi pelampiasan tentang segala hal yang dirasakan rakyat " Papar Bupati Suyoto, Kamis (6/4/16) kemarin.

Belum lagi jika harus berbenturan dengan beberapa pihak apakah legislatif ataupun LSM dan lain sebagainya, namun menurut Kang Yoto,  hal itu jangan dianggap sebagai masalah berat.

Menurut Kang Yoto umpatan dan makian dianggap sebagai motivasi. "Inilah fungsi melayani dan mendengarkan apa yang disampaikan rakyat," tambahnya.

Hal tersebut sama ketika legislatif tak mendukung sebuah kebijakan karena belum nyambung hati antara pemerintah dan legislatif. Untuk menyambungkan ini memerlukan media yakni media saling memahami dan menerima dengan bahagia.

Dari pengalaman inilah maka Bupati menyatakan bahwa seorang pimpinan tak hanya menyelesaikan masalah birokrasi dan pembangunan, akan tetapi juga menjadi pelampiasan atas masalah pribadi warga. Namun dengan konsep menerima dengan bahagia semua itu menjadi hal positif untuk membangun Bojonegoro. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .