Laka Ibu & Anak Meninggal Dunia, Diduga Sepeda Motor Melebihi Marka Jalan

Suara Bojonegoro     Jumat, April 29, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Kecelakaan antara Bus Mulya Agung  dengan nomor Polisi S-7077-UA yang di kemudikan oleh Suntoro, (46) warga Dusun Krajan Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan Tuban, dengan sepeda motor nomor Polisi S-4181-GH  yang dikemudikan oleh Indunwati (26) warga Desa Suciharjo, Kecamatan Parengan, Tuban, diduga akibat sepeda motor melebihi batas marka jalan, saat akan mendahului kendaraan Mobil Avansa didepannya.

Hal itu seperti disampaikan saksi, Sukir yang juga kondektur Bus Mulya Agung, bahwa bus yang membawa rombongan pengajian ini berjalan pelan, setelah mendahaului truk dan sudah berada dijalurnya. Akan tetapi, ketika setelah Bus melewati tikungan yang ada jalan Desa Suciharjo, dengan kondisi gelap, dan pandangnan tidak leluasa tiba tiba didepanya ada sepeda motor yang akan mendahului Avansa dan terlalu ke kanan.

"Karena jarak sangat dekat, sekitar 100 meter maka tabrakan tak bisa dihindarkan, akan tetapi posisi Bus masih dijalurnya, dan tidak melebihi batas marka jalan," Kata Sukir pada suarabojonegoro.com, Jum'at (28/4/16).

Sebelumnya diberitakan akibat kejadian laka tersebut bocah bernama Much Rafael (4) dan juga ibunya bernama Indunwati (26) warga Desa Suciharjo, Kecamatan Parengan, Tuban, harus meninggal Dunia ditempat kejadian.

Sementara pembonceng lainnya Iswatun (21) mengalami luka dan dibawa ke Rumah Sakit, dan diperkirakan akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp.2 juta. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .