PC Kopri PMII Bojonegoro Gelar Sekolah Islam Gender Bagi Kader Putri Se Bojonegoro

Suara Bojonegoro     Sabtu, April 09, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Sabtu(09/04/16) Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Bojonegoro mengadakan pelatihan Sekolah Islam Gender (SIG) yang diperuntukan untuk seluruh kader putri PMII Se Bojinegoro. SIG merupakan salah satu dari 9  Rangkaian Harlah PMII Ke 56. Pelatihan SIG menjadi rangkain kegiatan yang ke 2, Pelatihan di mulai dengan pembukakan yang dihadiri Musta'na (Mabincab PC PMII Bojonegoro), Dr. Imroatul Azizah (Narasumber dan Dosen IAI Sunan Giri Bojonegoro)  dan Ketua Umum PC.PMII BOJONEGORO Ahmad Syahid pagi tadi pukul 10:00 Wib.

Pelatihan yang dilaksanakan di Gedung MWC NU Kecamatan Balen. Acara yang dilaksanakan selama dua hari  (09-10 april 2016) ini bertujuan meningkatkan kapasitas intelektual dan kemampuan kader putri PMII di kabupaten bojonegoro.

"Dengan harapan kader putri PMII bisa menjadi pribadi muslim Indonesia yang bertaqwa kepada Allah SWT., berbudi luhur, berilmu, cakap, bertanggung jawab mengamalkan ilmunya dan bertangung jawab melanjutkan cita2 kemerdekaan Republik Indonesia" ujar Linda Estri selaku Sekretaris Panitia .

Ketua Kopri PC PMII, Dewi Agustin mengatakan pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini diperuntukan kader putri untuk menjadikan kader yang hebat dan tangguh, serta dimuatkan materi islam yang nantinya bisa meneruskan perjuangan pendiri PMII terdahulu dan perjuangan para alim ulama dalam menyiarkan syiar agama Islam sebagai agama Rohmatan lil Alamin.

" Kita satu-satunya organisasi mahasiswa yang menyiarkan ajaran ahlusunah waljama'ah kepada angotanya dan masyarakat, untuk itu PMII membuat pelatihan diperuntukan para kader putri dengan harapan para peserta yang telah ikut pelatihan ini menjadi garda depan dalam menyiarkan ilmu PMII dalam menegakkan kalimat Tuhan ," ujar Dewi dalam sambutanya.

Selanjutnya Ketua Umum PC PMII Bojonegoro berharap pelatihan ini bisa menjadi spirit baru kader putri di Bojonegoro dalam menunjukan powernya saat berorganisasi dalam melanjutkan misi perjuangan PMII sebagai pembela bangsa dan penegak agama.

"Sudah saatnya perempuan-perempuan menampilkan kehebatanya, jangan mau tertinggal. Ini bagian dari peningkatan kapasitas dan intelektual kader putri PMII. Semoga ini membawa kemanfaatan dan dampak besar untuk kemajuan organisasi,”. Ujarnya. (Ney)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .