Pemkab Kecewa Hasil Lelang TKD Jadi Pemicu Konflik

Suara Bojonegoro     Sabtu, April 30, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Pemerintahan Kabupaten Bojonegoro kecewa dengan hasil lelang tanah kas Desa Gayam karena bisa menimbulkan konflik gejolak sosial di masyarakat sekitar. Hasil lelang sendiri SKK Migas menawarkan mengambil 13,3 hektare lahan milik Rumadi, 6 hektare lahan milik Kamidin, 1 hektare milik Yoyok dan 1 hektare milik Djuari. Jumat 29/04/2016

"Ya, kami kecewa. Hasil lelang memenangkan penawaran milik Rumadi namun kenyataan lahan diambilkan dari empat orang penawar," kata Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono.

Sebelumnya, Wabup mengatakan berharap melalui seleksi scoring akan ada pemenang kuat sesuai kriteria yang ada sehingga dengan cara itulah diperoleh pemenang sesuai aturan dan standar kebutuhan.

"Kalau semua lahan milik penawar diambil sebagian-sebagian malah akan rawan konflik sehingga semua peserta lelang menolak," tambahnya.

Seperti yang diketahui, hasil scoring dimenangkan oleh Rumadi dengan nilai 33, kedua dimenangkan Kamidin dengan nilai 32,5 sedangkan untuk Yoyok dan Djuari hanya mendapat nilai bawah angka 30. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .