Pertamina Naikan Ongkos Angkat Angkut

Suara Bojonegoro     Rabu, April 06, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Dalam sosialisasi kegiatan penambangan sumur minyak tua Wonocolo di rumah singgah wahana wisata sumur tua (Petroleum Geopark) Desa Wonocolo Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur yang digelar Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro akhirnya menyepakati untuk ongkos angkut angkut dinaikan menjadi Rp 1.666,39 per liter dari harga sebelumnya Rp 1.300 per liter meskipun saat ini belum mendapat persetujuan dari pimpinan pusat. Rabu 06/4/2016

Hal tersebut disampaikan langsung Agus Amperianto selaku Field Manager PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu yang menjawab pertanyaan dari beberapa penambang terkait alasan masih maraknya penambang menjual hasil minyak keluar.

Sebelumnya, beberapa penambang menyampaikan keluhan dihadapan Kapolres Bojonegoro dan pihak Pertamina salah satunya Jamari yang menyarankan jika untuk menghilangkan penyulingan adalah masalah yang gampang yaitu dengan cara harga dinaikan dan disamakan dengan harga dulu.

Penambang lain Sutrisno menyampaikan jika informasi akan adanya kenaikan harga telah disampaikan kepada penambang sehingga ada semangat penambang untuk menyetorkan hasilnya kepada paguyuban dan ada komitmen untuk mengurangi prengkek dan penyulingan.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro AKBP Hendri Fiuser menyampaikan jika ada pihak dari luar Pertamina yang ingin membeli harga tinggi memang sangatlah wajar dikarenakan mereka (pihak luar) tidak memiliki badan usaha yang tidak menanggung pajak dan lain-lain.

"Kepada para penambang untuk menjual minyak hasil tambangnya ke Pertamina dan penambang jangan menyetor minyak hasil tambangnya kepada pihak luar," katanya dalam sambutannya. (Ney)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .