Rangkaian Harlah PMII, Ada Lomba Orasi & Halaqoh Pergerakan

Suara Bojonegoro     Kamis, April 14, 2016    

Reporter : Amir Fatah

suarabojonegoro.com - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Bojonegoro dalam menyambut Harlah PMII Ke 56 menggelar berbagai kegiatan yang jumlah 9 agenda. Tepat pada hari Rabu-Kamis (13-14) April 2016 digelar Lomba Orasi dan Halaqoh Pergerakan yang dilaksanakan di Gedung Lemcadikacab Kabupaten Bojonegoro.

Dalam lomba orasi ada puluhan mahasiswa yang telah lolos seleksi di setiap kampus, sehingga mereka melakukan kompetisi lagi untuk meraih juara orasi, hingga muncul juara 1 yang diraih oleh Alifan Derio dari PK PMII IKIP, juara 2 diraih oleh Uum Ainun Fatihatin dari PR Syariah Sunan Giri dan juara 3 diraih oleh Ahmad Khusnul Fiton dari PK PMII At Tanwir. Mereka menang setelah ditetapkan oleh dewan juri, yaitu Anam Warsito dan Dhadang Eka Yuda.

Anam Warsito, salah satu juri lomba  orasi menyampaikan apresiasinya kepada Sahabat-sahabat PMII Bojonegoro yang telah meneguhkan jiwa dan raganya untuk membela kaum mustadzafin dengan melatih kadenya sebagai orator ulung sejati nantinya. “Kegiatan ini sangat perlu untuk melatih mental dan gaya orator di Bojonegoro, agar saat demontrasi kader PMII bisa menjadi orator ulung” ujar anggota dewan yang juga alumni PMII.

Saat Halaqoh Pergerakan, PC PMII Bojonegoro mendesain pelatihan dengan 5 materi pilihan yaitu : 1. Politik Kekinian dan Demokrasi oleh Mustaana, S.Sos 2. Advokasi Kebijakan Publik dan Anggaran oleh Abdul Wahab Fitra Jatim 3. Kejurnalistikan dan Media Massa oleh Ahmad Taufiq Pimred Radar Bojonegoro 4. Kajian Lingkungan oleh Abdul Qohar GM Blok Bojonegoro dan 5. Yuda Setya Negara Aktivis Migas.

Ketua Umum PC PMII Bojonegoro, Ahmad Syahid menyatakan kegiatan ini merupakan formula kaderisasi yang harus dibangun, sehingga kader PMII mampu masuk dan mewarnai di berbagai lini sektor. "Inovasi kaderisasi merupakan wujud dinamika organisasi dan tantangan hari ini, oleh karenanya kader PMII harus dilatih mental orasi dan wawasanya untuk menjadi agen perubahan yang ideal kedepanya. Kader-kader PMII bisa menjadi marwah kebangkitan mahasiswa dalam berorganisasi ketika bisa berdistribusi di masyarakat, ini bagian kita untuk membekali kader PMII sehingga bisa menjawab problematika sosial di masyarakat,” ujarnya. (Lis/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .