Relokasi & Perekrutan Pendamping Desa Harus Profesional

Suara Bojonegoro     Jumat, April 15, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Selain profesional, dan juga proporsional dalam penataan relokasi bagi tenaga pendamping Desa di Bojonegoro, karena harus ada peningkatan kualitas serta efesiensi waktu sehingga diharaokan para pendamping Desa ini lokasinya akan lebih tepat dan baik jika berdekatan dengan domisili petugas pendamping Desa.

"Hal ini akan lebih meningkatkan kinerja bagi para pendamping desa, dan juga dapat lebih efesiensi soal waktu," Seperti disampaikan oleh Oleh Akmal Boedianto, Kepala Badan Diklat Provinsi Jawa Timur, Jum'at (15/4/16).

Akmal Budianto juga menjelaskan bahwa jika relokasi ini juga harus dipertimbangkan karena jarak domisili dan juga lokasi pendampingan akan meningkatkan efektifitas kinerja, karena dengan jarak yang dekat maka si pendmping ini akan lebih banyak mengetahui segala persoalan serta adat istiadat dan juga terkait Desa tersebut.

"Jika ada persoalan juga bisa cepat datang, untuk menyelesaikannya, karena jarak dekat," Tambah Akmal Biedianto.

Selain itu soal eks tenaga PNPM, juga harus mendapatkan solusi yang bijak dari pemerintah, pasalnya mereka juga cukup berpengalaman dalam bidang tersebut, "pemerintah harus bijak dalam persoalan ini, dan memberikan keputusan yang tidak menimbulkan persoalan baru," Tegas Akmal Boedianto.

Sementar terkait para tenaga eks PNPM, yang dikabarkan agar tidak dilakukan test sebagai pendamping Desa sehingga menjadi polemik, dengan alasan pengalaman dan juga sudah banyak melakukan tugas tugasnya dikegiatan PNPM menjadikan mereka dipastikan mampu untuk melakukan tugas pendampingan Desa. "Kami juga akan mencarikan solusi untuk mereka, sehingga tidak ada lagi persoalan karena sama sama tenaga mereka adalah bentuk pengabdian pada masyarakat," Terang Akmal.

Mantan Camat Balen ini juga menyampaikan bahwa pendamping desa agar bisa bekerjasama, bersinergi dan memupuk semangat kebersamaan sebagai sesama petugas yg dipercaya pemerintah untuk memperkuat eksistensi pemerintah Desa.

"Saya sudah berkomunikasi dengan Bapemas pemprov Jatim agar bisa memberikan keputusan yang bijak dalam persoalan relokasi pendamping Desa serta eks PNPM yang akan menjadi tenaga pendamping Desa," Pungkas Akmal Boedianto. (Ang*)

Foto ilustrasi : desamembangun.blogspot. om

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .