Semburan Lumpur Seperti Lapindo, Genangi 2 Hektar Sawah, Dan Keluarkan Material Fosil

Suara Bojonegoro     Minggu, April 10, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Semakin melebar, semburan lumpur hingga mencapai 1.5 meter dengan aliran lumpur ke area persawahan serta anak sungai hingga radius kurang lebih 900 meter dari titik semburan yang mencapai empat titik di Dusun Kramat, Desa Jari, Kecamatan Gondang, Bojonegoro, Jawa Timur.

Bahkan beberapa warga menyatakan ada beberapa material yang tak dikenal ikut keluar dari semburan lumpur ini, dan diduga adalah fosil fosil dari zaman purbakalan yang terpendam dari dalam tanah.

"Beberapa Material Asing ini dikumpulkan oleh perangkat Desa Setempat dan diamankan," Tutur Rahman, Staf Bidang Geologi ESDM Pemkab Bojonegoro.

Dikatakan soal penyebab semburan lumpur ini, masih dilakukan penelitian, namun dimungkinkan adanya gesekan lempengan dari perut bumi. "Kawasan itu adalah bebatuan dan sangat rawan patah saat ada pergerakan tanah," Terang Rahman.

Dia juga mengatakan sudah mengirim Tim untuk memantau semburan lumpur, untuk mengamati awal terjadinya penyebab semburan serta adaya bau belerang.

Saat ini warga juga masih merasa cemas, pasalnya semburan lumpur yang mirip dengan lapindo di Sidoarjo, dikhawatirkan terus meluas dan tidak mau berhenti, sehingga kecemasan masyarakat terus meningkat.

Apalagi semburan lumpur sudah meluber dipersawahan milik petani dan membuat tanaman padi dan jagung mulai rusak. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .