Tabrak Tembok Penahan Jembatan Seorang Santri Tewas Ditempat

Suara Bojonegoro     Jumat, April 01, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Karena diduga Gelap tanpa ada penerangan lampu, serta kurang kewaspadaan pengendara kendaraan, yang berakibat Seorang Santri yang berboncengan dengan temannya harus menabrak Tembok Penahan Jembatan dijalan Raya Kalitidu-Padangan hingga Tewas di Lokasi Kejadi tepatnya Dusun Talu, Desa Mayangrejo, Kalitidu, Bojonegoro. Kamis Malam (31/3/16).

Dari data yang dikumpulkan suarabojonegoro.com, kejadian bermula dari sepeda motor GL Max dengan nopol S 4532 HP yang dikemudikan oleh Fatkhul Qorib (19) warga Desa Ketileng, Kecamatan Malo, dan berboncengan dengan Saifudin (19) warga Desa Kalen Kecamatan Kedungtuban, Blora, melaku dari arah timur.

Pengendara sepeda morot ini sebelumnya melaju dari arah timur menuju barat dengan kecepatan tinggi, Karena kurang memperhatikan arah depan jalan dan jembatan yang menyempit, akhirnya menabrak tembok penahan jembatan sebelah selatan,

Akibat kejadiaan itu Fatkhul Qorib, meninggal Dunia dilokasi kejadian, dan temannya Saifudin harus dibawa ke RSUD Sosrodoro Djatikusumo Bojonegoro karena mengalami luka yang cukup parah.

"Keduanya langsung dibawa petugas ke Rumah Sakit mas," Kata Sholihan (39) salah satu warga yang berada dilokasi pasca kejadian.

Dari kejadian ini, warga setempat berharap jika melintas jembatan tersebut diharapkan untuk berhati hati, karena jembatan dalam kondisi menyempit, serta tak ada penerangan lampu. (Ney)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .