Ada Yang Berprofesi Sebagai WTS Akibat Perceraian & Pernikahan Dini

Suara Bojonegoro     Rabu, Mei 04, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Bupati Suyoto, yang akrab dipanggil Kang Yoto,  mengungkapkan bahwa setahun lalu Bojonegoro dapat surat dari Papua, yang mengatakan ada warga Bojonegoro yang berfrofesi sebagai Wanita Tuna Susila. Menurutnya, hal itu dilakukan karena akibat perceraian dari pernikahan dini.

"Mereka menjalani profesi itu karena pernikahan dini, kebanyakan tak lulus SMA sehingga tak memiliki bekal kemampuan dan keahlian, sehingga bekerja disektor yang memprihatinkan itu” ungkapnya pada acara Kampung Keluarga Berencan (KB) di Dusun Santren, Desa Bendo, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (2/4/2016) lalu.

Masih menurut Bupati, Suyoto, anak merupakan rejeki. Namun jika salah dalam mengasuh akan menjadi musibah. Diharapkan, anak-anak tersebut mendatangkan berkah bukan musibah. Sehingga diperlukan peranan yang besar dari orang tua dalam mengasuh sebagai penanggungjawab terhadap anak-anak itu.

Disampaikan juga bahwa Kita harus menyiapkan anak-anak kita dengan baik dan tepat, agar kelak mereka tidak susah sekaligus mencetak generasi yang produktif dan berkualitas. Terlebih saat ini pada masa era globalisasi yang semakin ketat, diharapkan dengan kebaikan itu akan mendapatkan cinta dank arena kerja keras itu akan mendapatkan rejeki, kedudukan dan jabatan.

“Diharapkan anak-anak di Bojnegoro harus berproduktif, sehingga bisa hidup dimanapun ia berada. Serta mampu menghadapi perubahan, yang menjadikan seseorang itu lebih eksis” jelasnya. (Ang*)

Foto Ilustrasi: daerah.sindonews.com

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .