Akan Jual Ginjal Demi Anaknya, Karena Nunggu Jamkesda Masih 10 Tahun Lagi

Suara Bojonegoro     Sabtu, Mei 28, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Untuk mendapatkan program Jamkesda untuk menanggung biaya pengobatan Azizah, putri Sulung Erni Hidayawati, warga Desa Kauman, Kecamatan Bojonegoro, dikarenakan masih harus menunggu 10 tahun lagi sehingga dirinya nekat menawarkan satu ginjalnya dengan harga Rp100 juta untuk biaya operasi anaknya, yang menderita Sakit Jantung Bocor atau kebocoran Jantung.

“Untuk rujukan ke Surabaya Kalau dengan Jamkesda baru boleh operasi 10 tahun lagi,” aku Erni.

Karena hal tersebut Erni memilih upaya sendiri dengan cara menjual ginjalnya agar sakit anaknya segera tertolong.

Dia juga merasa sangat tidak mungkin harus menunggu hingga putrinya berumur 12 tahun untuk dioperasi. "Saya membuat proposal kepada orang yang mau, membantu biaya operasi putri saya, bila ada yang mau membeli ginjal saya seharga 100 juta hingga 150 juta akan saya berikan, karena apapun akan saya lakukan untuk kesembuhan putri saya,” kata Erni sesambi menangis.

Azizah memiliki saudara kembar yang bernama Cinta, berbeda dengan saudaranya kondisi Azizah lebih kurus dan bibirnya berwarna kebiruan karena penyakit yang diidapnya.

Erni menuturkan, bahwa untuk biaya Azizah memang telah ditanggung dalam program Jamkesda. “Operasi jantung Azizah membutuhkan 5 kali, satu kali operasi membutuhkan biaya 20 juta, sehingga uang tersebut amat banyak, suami saya hanya kuli serabutan,” pungkasnya. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .