Anggota Dewan Tantang Peserta Unjuk Rasa

Suara Bojonegoro     Jumat, Mei 20, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Tantangan yang dilontarkan oleh anggota Dewan dari Komisi A DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Bojonegoro, Anam Warsito dihadapan sekitar seratus Peserta aksi Unjuk rasa, untuk duduk bersama dan berdiskusi menyelesaikan Masalah yang mereka temukan.

"Saya tantang semua kawan, Rekan dan Sahabat, serta Saudara untuk duduk bersama dan berdiskusi guna menyelesaikan permaslaahan, yang ada di Bojonegoro, dan tidak berbicara dilorong-lorong atu dijalan," Kata Anam Warsito ketika menerima para pengunjuk rasa, dihalaman kantor DPRD Bojonegoro, Jum'at (20/5/16).

Karena menurut Anam, sudah bukan saatnya menyuarakan permasalahan dan tuntutan dijalan jalan, dan sudah saatnya menggagas solusi dari sebuah permasalahan yang timbul di Kabupaten Bojonegoro.

Masih menurut anam, memang diakui bahwa di Bojonegoro masih banyak persoalan seperti masalah kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan, namun menurutnya juga perlu adanya Solusi dan perlu adanya ide cerdas butuh dan solusi kongkrit.

"Tidak hanya gerakan parlemen jalanan tapi bagaimana kita bisa mendapatkan solusi untuk bisa menjamin peningkatan dan mencarai solusi agar Bojonegoro lebih baik," Tambahnya.

Dikatakan Oleh Anam, bahwa pihaknya komisi A telah mendorong bagian perlengkapan agar bisa membangun Rumah sakit di Temayang, karena Sektor Bojonegoro selatan masih ada keterbatasan untuk sektor kesehatan, sehingga warga Sekar, Dan Gondang masih harus lari ke Nganjuk untuk Berobat.

Sementara itu Doni Bayu Setiawan, yang juga duduk di Komisi A, juga mengatakan hal yang sama seperti anam warsito, bahwa masih adanya infrastruktur yang rendah, seperti daerah wilayah selatan, sehingga masih banyak angka ibu bayi yang meninggal saat melahirkan.

"Beri kami masukkan ide konsep, jadi mahasiswa tidak hanya melakukan penyampaian aspirasi tapi juga menyampaikan konsep untuk mencari solusinya," Pungkas Doni.

Menanggapi tantangan ide konsep dari kedua wakil rakyat itu, Ahmad Syahid, Ketua PMII Cabang Bojonegoro mengaku siap, dan akan memberikan konsep konsep, dan juga ide ide gagasan kepada DPRD.

Banyaknya kesenjangan sosial masyarakat, Kesehatan, dan Pendidikan, juga sebuah masukan kepada DPRD untuk segera mendapatkan perhatian, namun soal Pembangunan Rumah Sakit, Ahmad Syahid juga merasa tidak yakin akan dapat terlaksana dengan baik, "Pembangunan RSUD yang menghabiskan ratusan Miliar saja terabaikan begitu lama, dan ini juga harus menjadi perhatian wakil rakyat," Kata Ahmad Syahid.

Aksi Unjuk rasa oleh gabungan elemen mahasiswa yang tergabung dalam Ormek (Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus) dari PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia), HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), GMNI (Gerakan Mahasiswan Nasional Indonesia), IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) melakukan aksi Unjuk dalam rangka Harkitnas (Hari Kebangkitan Nasional) di Kantor DPRD dan Kantor Pemkab Bojonegoro. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .