Asumsi Harga Minyak Turun, Bojonegoro Akan Kehilangan Rp400 M

Suara Bojonegoro     Sabtu, Mei 14, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Asumsi harga minyak dunia akan diturunkan pemerintah menjadi 40-30 USD per barel dari sebelumnya sebesar USD 50 per barelnya, hal itu seperti informasi yang didapat oleh Dinas Pendapatan (Dispenda) Bojonegoro dari Kementerian Keuangan (Kemendkue). Sabtu (14/5/16).

Kepala Dispenda Bojonegoro, Heri Sudjarwo mengatakan jika memang ada asumsi penurunan harga minyak maka akan sangat memperngaruhi pendapatan DBH (Dana Bagi Hasil) minyak dengan mengalami pengurangan sekitar Rp400 Miliar.

"Jika Pemerintah akan menurunkan asusmsi harga minyak dunia dalam APBN 2016 menjadi USD30-40 per barel, maka berdampak terhadap berkurangnya DBH migas yang diterima Pemkab," terang Heri Sudjarwo.

Namun diharapkan juga oleh Pemkab Bojonegoro harga minyak mentah akan bisa naik sehingga tidak berpengaruh pengurangan APBD, karena  perolehan DBH migas Kabupaten Bojonegoro dalam APBD 2016 telah ditetapkan sebesar Rp1,385 miliar.

"Ya kami menunggu penetapan asumsi ini dalam APBN, sebagai perubahan dasar guba melakukan revisi anggaran APBD 2016," Pungkas Heri. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .