Batang Pisang Yang Menghasilkan

Suara Bojonegoro     Minggu, Mei 22, 2016    

Reporter : Rabbani. P

suarabojonegoro.com - Selama ini tanaman pisang bagi kebanyakan orang hanya dimanfaatkan bagian buah dan daunnya saja,tetapi ditangan warga Desa Prambatan di Kecamatan Balen, pohon pisang dapat lebih bernilai. Yang sejak 10 tahun lalu telah memanfaatkan batang pohon pisang sebagai bahan tali tampar.

Berawal dari ajakan temannya asal Cirebon, Prapto dan istrinya mengawali bisnis kerajinan tamparnya.” Syukur usaha kami masih bertahan selama 10 tahun,” kata Prapto (22/05/2016). Sistem yang digunakan adalah melibatkan warga setempat, yakni para pengrajin dalungan dari Prambatan sendiri.

Dalungan adalah proses lelesan gedebok yang diproses jadi tampar setengah jadi, yang kemudian hasilnya disetorkan ke rumah Prapto. “Per kilonya dihargai 5ribu rupiah. Dalam sehari bisa mencapai 1 kwintal,” tambahnya.

Setelah mendapatkan dalungan dari para pengrajin, seluruhnya akan diproses penamparan dengan menggunakan mesin. Setelah proses penamparan barulah diberi pewarnaan sesuai permintaan dari pengepulnya.

“Biasanya hasil dari penamparan ini dikirim ke Surabya, Gresik, bahkan sampai ke Ceribon untuk dijadikan karya seni seperti kursi, tempat tissu, meja, tas, dan lain lain,” tambahnya.

Prapto selaku pemilik usaha tampar ini mengatakan, dalam seminggu bisa kirim 1 sampai 2 pengiriman dengan omset 1 sampai 2 juta setiap kali kirim. “Kendalanya kalau musim penghujan bahan dasar gedeboknya itu sulit dan prosesnya mahal,” tambahnya. (Rab/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .