Bojonegoro Harus Punya Rumah Edukasi Anak

Suara Bojonegoro     Kamis, Mei 26, 2016    

Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Permasalahan kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur khusunya di Bojonegoro disikapi oleh Ketua Koalisi Perempuan
Indonesia Kab.Bojonegoro, Kamis, (26/05/2016).

Ketua KPI (Koalisi Perempuan Indonesia) Kab.Bojonegoro, Nafidatul Hima mengatakan, angka kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur di Kab.Bojonegoro mengalami peningkatan,"korban kekerasan terhadap anak dibawah umur harus diperhatikan dan di Bojonegoro harus mempunyai
rumah center (rumah edukasi anak-anak)".

Himma sapaan akrabnya menjelaskan, selama ini banyak Instansi terkait yang harus bekerja keras terkait permasahan ini, karena anggapanya masih
banyak kurang pengawalan dan antisipasi sejak dini.

"Kerjasama antara orang tua, pihak sekolah, dan instansi terkait hal ini harus intensif, memberi pembelajaran terhadap anak sejak usia dini tentang edukasi sex".

Selanjutnya, Ia menambahi, masih banyak ruang terbuka, fasilitas umum di Bojonegoro yang ditempati pacaran yang itu kurang mendidik.

"Salah satunya banyak fasilitas umum yang belum ada lampu penerangnya, hal itu memicu terjadinya kekerasan seksual atau hal yang tidak diingkan"
tambahnya

KPI Bojonegoro sendiri selama ini sudah melakukan kegiatan seperti memberi edukasi terhadap anak dibawah umur yang dikemas dalam acara "perempuan bicara".

"KPI juga mendesak segera merevisi UU perkawinan"
tandas perempuan alumni aktivis GMNI ini. (Wan/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .