Darurat Longsor, Penambang Mekanik Harus Ditertibkan

Suara Bojonegoro     Selasa, Mei 24, 2016    

Kontributor : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Masih maraknya penambangan pasir secara mekanik di sepanjang bantaran Sungai Bengawan Solo pada wilayah Bojonegoro, disoroti oleh Komisi D DPRD Kabupaten Bojonegoro.


Didik Trisetyo Purnomo, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten bojonegoro, saat dihubungi melalui nomer ponselnya mengatakan "Aturan Galian secara Mekanik Se provinsi Jawa timur tidak diperbolehkan kecuali manual"Katanya.


Kemudian, saat disinggung terkait perijinan penambangan pasir ini, Didik sapaan akrabnya mengatakan "Untuk perijinanya juga diambil alih pemprov Jawa timur langsung, bukan Daerah" tandasnya.


Harapan Komisi D yang membidangi, Pembangunan meliputi, Pekerjaan Umum, Tata Kota, Pertamanan, Kebersihan, Perhubungan, Pertambangan dan Energi, Perumahan Rakyat dan Lingkungan Hidup.


"Harapan kami (Komisi D) terkait pelanggaran penambangan mekanik selalu ditertibkan, apalagi kita sudah masuk darurat longsor sepanjang sungai Bengawan solo, kita ambil contoh Bendungan Gerak Bojonegoro.

Untuk Penambangan secara manual atau dengan tangan manusia, mestinya juga harus kita berikan Apresiasi" harap pria kelahiran 22 Januari 1988 ini. (Wan/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .