Depresi Ditingga Bapaknya Meninggal, Seorang Warga Gantung Diri

Suara Bojonegoro     Selasa, Mei 03, 2016    

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Seorang warga Desa Piyak, RT 1 RW 1 Kecamatan Kanor, Bojonegoro harus mengakhiri hidupnya dengan Gantung diri setelah diduga depresi karena ditinggal bapaknya yang sudah meninggal dunia tiga tahun lalu.

Bambang Waluyo (31) tak berpikir panjang ketika akan melakukan bunuh diri dengan cara menggantungkan tubuhnya dengan menggunakan tali seutas tali yang diikatkan dikayu blandar dalam rumah bagian dapur milik ibunya Kasiani dengan lehernya, Selasa (3/5/16).

Dari data yang dihimpun suarabojonegoro.com, Kronologis kejadian sekitar pukul 12.00 WIB, korban ini baru datang dari Sumberejo, kemudian korban yang diduga sedah mengalami depresi sejak lama ini berada didalam rumah saat ibunya berangkat takziah di rumah tetangganya.

Namun betapa kaget sang ibu ini ketika masuk rumah sepulang dari Takziyah sekitar pukul 14.00 WIB melihat tubuh anaknya Bambang Waluyo tergantung didalam rumah bagian dapur dalam keadaan tali terlilit dilehernya dengan kayu blandar.

Kemudian ibunya berteriak minta tolong dan beberapa tetangga berdatangan, dan melaporkan kejadian tersebut ke perangkat Desa dan dilanjutkan ke kepolisian Polsek Kanor.

"Kemudian kami bersama tim medis melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian dan menurunkan mayat korban yang sudah meninggal ini," Kata Kapolsek Kanor AKP Imam Hanagi.

Setelah diturunkan petugas melalukan pemeriksaan pada tubuh korban, dan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan maupun penganiayaan, dan korban akhirnya diserahkan kepada keluarga untuk kepentingan pemakaman. (Ang*)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .