Dewan: Harus Ada Pengamanan Bagi Guru Dipelosok

Suara Bojonegoro     Rabu, Mei 04, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro meminta agar pihak yang berwajib yaitu Pemerintahan Kabupaten Bojonegoro memberikan perlindungan agar guru pengajar merasa aman saat melakukan kegiatan belajar mengajar di pelosok daerah yang memang minim sarana prasarana. Hal tersebut mengingat sudah ada laporan seorang guru perempuan mengajar di Desa Bobol Kecamatan Sekar yang hendak akan di perkosa saat pulang dari sekolah, hal itu terjadi karena medan jalan yang ditempuh guru adalah ditengah hutan dan sepi bahkan hanya bisa dilewati dengan jalan kaki sepanjang 2 sampai 3 kilometer. Rabu (05/05/2016).

"Hal tersebut jangan sampai kembali terjadi kepada guru pengajar lain yang berada di pelosok," kata wakil ketua komisi A DPRD Bojonegoro, Anam Warsito.

Menurutnya, seharusnya ada kebijakan kusus bagi para pendidik yang ditempatkan di pelosok daerah seperti Kecamatan Sekar, Kecamatan Gondang, Kecamatan Margomulyo dan Kecamatan Kedewan dengan mendapatkan pengamanan sekaligus perlindungan agar kemudian tidak ada lagi kejadian seperti diatas terjadi. Selain itu Pemkab Bojonegoro harus membuat program beasiswa S1 bagi anak daerah terpencil dengan target nantinya setelah lulus bisa mengajar diwilayahnya sendiri.

"Anak daerah terpencil nantinya yang akan mengajar didaerahnya sendiri ," tandasnya. (Ney/Red)

Foto Ilustrasi. Merdeka.com

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .