Ini Tuntutan Keluarga Besar Sopir Dum Truck Bojonegoro

Suara Bojonegoro     Selasa, Mei 31, 2016    

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Kedatangan ratusan keluarga besar dum truck Kabupaten Bojonegoro tidak hanya sekedar berkonvoi, mereka membawa tuntutan yang akan disampaikan kepada Bupati Bojonegoro. Selasa (31/05/2016).

Inilah beberapa tuntutan yang akan disampaikan paguyuban pengendara dump truck :

- Kaitannya penambangan pasir di Daerah Aliran Bengawan Solo, dengan adanya bendung gerak, permukaan Bengawan Solo menjadi tidak stabil. Ketinggian permukaan sungai tergantung operator bendung gerak sehingga penambangan pasir secara tradisional sangat sulit, sementara kebutuhan pasir permintaan masyarakat, kontraktor untuk pembangunan infrastruktur Bojonegoro tetap harus terpenuhi. Atas hal tersebut diatas kami Paguyuban memohon solusi agar kami dapat ttetap bekerja dengan aman jika penambangan pasir non tradisional dilarang.

-Memohon kepada Bupati Bojonegoro dan Gubernur Jawa Timur untuk menertibkan izin penambangan pasir di daerah aliran bengawan solo agar kami paguyuban pengendara dump truck bisa tetap bekerja secara legal. Jika Pemkab Bojonegoro dan provinsi tidak bisa menertibkan izin maka Bupati harus tegas menutup semua penambangan pasir yang tidak memiliki izin.

- Masalah ketinggian bak truk. Apabila dipakai spesifikasi ketinggian bak dum truk 70 cm sesuai dengan uji kir Dishub maka secara ekonomi, pemilik pengendara tidak mendapatkan keuntungan karena pembeli atau pelanggan tidak puas dengan volume. Maka kami mohon kepada Bupati Bojonegoro memberikan kelonggaran ketinggian bak dump truk sebesar 1 meter.

Sementara itu, salah satu sopir truk asal Kecamatan Kalitidu Bojonegoro, Saeri mengatakan jika dirinya datang disini adalah untuk meminta bagaimana dirinya bisa bekerja kembali karena sudah dua minggu lamanya pihaknya beserta supir dump truk lain tidak bekerja.

"Setiap hari Rp 300 ribu harus kami setor kepada atas baik muat pasir ataupun saat tidak muat. Kalau begini terus bagaimana dengan keluarga saya kita semua butuh makan," tambahnya. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .